Jalan-Jalan di Roma

By: greenypink

Mar 20 2011

Category: ceriwis

6 Comments


Gimana caranya menikmati Italia?

hemm oke deh, kita mulai aja yah tripnya based on my version di liburan winter kemarin.

Day 1

Roma.. perjalanan dimulai dengan menggunakan RyanAir dari Frankfurt ke Ciampino Airport.. RyanAir mungkin bisa dibilang AirAsianya versi sini kali yah.. bahkan tak ada no seat di ticket yang kita punya.. kita bisa memilih tempat duduk semau kita sendiri :)….untuk perjalanan dibatasi hanya dengan membawa 1 tas berukuran 55*40*20 cm berat max. 10 kg, kalo tas kita kegedean, harus masuk bagasi dan artinya ada tambahan biaya sebesar 35 euro untuk itu.

Sesampainya di Ciampino, kita masih harus naik bus menuju main city nya Roma.. Tiket bisa dibeli di agent tepat sebelum pintu keluar airport ataupun di agen yang berada di sekitar halte bis yang tersedia.. Ada bermacam-macam bis disana dengan tujuan yang sama, jadi perhatikan tiket yang anda beli dan nama bis, waktu keberangkatan, no halte serta tujuannya sesuai tiket yah.. Tiket Ciampino – Termini seharga 3.9 Euro dan sebaiknya sekalian membeli tiket transport harian untuk 1, 3 atau 5 hari di roma, itu termasuk menggunakan bus, subway dan semua angkutan di roma, tinggal pilih sesuai kebutuhan berapa lama tinggal di Roma.. Untuk tiket 3 hari kita cukup membayar 11 euro.. Nah untuk ticket tersebut bisa dibeli langsung di agen ticket di bandara pada saat membeli tiket bus ataupun di Tabachi di dekat stasiun Termini ya..

Untuk hotel, kami memilih yang dekat dengan stasiun Termini, karena semua jalur akan bertemu di stasiun Termini.. Agak kebingungan dengan sistem blok saat mencari hotel yang dimaksud, tapi syukurlah orang Italia yang memang ramah dan mau berbahasa Inggris memudahkan pencarian kami.. Ternyata, hotel yang dimaksud benar-benar dekat dari stasiun Termini, hanya melewati 3 blok saja.. untuk kemudahan mencari hotel.. kami cari di sini..

Hopla..sesampainya di hotel waktu dihabiskan untuk solat, dan memisahkan apa saja yang akan dibawa menuju perjalanan di roma.. berbekal peta dan informasi dari resepsionis di Hotel, kami akhirnya memulai perjalan di Italia.. Sebelumnya tentu saja perut harus diisi dulu agar tenaga bisa kembali pulih :).. Syukurlah di dekat stasiun ada satu resto Doner Kebab.. specialnya di doner yang satu ini ada pizza yang mantap.. dan hebatnya lagi doner yang satu ini pernah memecahkan rekor pembuatan daging kebab terbesar dan terbanyak loh..

Oke, perjalanan dimulai dengan mengunjungi Colloseo alias Colloseum dengan menggunakan subway atau dikenal dengan nama metro.. Ternyata cantik banget melihat sisa bangunan Colloseum, dan semakin sore semakin terlihat menarik karena lampu dari dalam Colloseum yang berwarna kuning ditambah langit berwarna biru kehitaman.. Harga tiket masuk Colloseum sekitar 15 Euro (dengan tiket yang sama kita juga bisa masuk ke Palatine Hill and Museum and the Roman Forum yang berlokasi tepat di sebelah Colloseo).. Biasanya Colloseo buka dari jam 8.30 pagi n  tutup 1 jam sebelum matahari terbenam..

Selanjutnya, tujuan berikutnya adalah Fontana di Trevi, si air mancur terkenal dalam film When in Rome itu.. ternyata, subhanallah, benar-benar keputusan yang tepat untuk segera mengunjunginya, cantik banget dan menenangkan hati.. Suka banget ada di Fontana di Trevi dan airnya yang dingin menyejukkan hati, juga mengobati rasa lelah selama berjalan menuju tempat ini.. Ada yang sudah pernah dengar? katanya dengan kita melempar koin ke kolam air mancur ini, kita berharap agar suatu hari kita bisa kembali ke kota Roma yang cantik ini… Tapi ga perlu lempar koinpun, Rom ist mein Lieblingsstadt :)… Oh ya, di perjalanan menuju Fontana di Trevi banyak penjual souvenir yang menurutku punya harga paling murah.. Jadi buat yang suka belanja manfaatkan deh, hehe.. Seingetku ada 1 toko yang menjual Magnet kulkas dengan harga 1 Euro per item.

Perjalanan masih bisa dilanjutkan menuju Piazza di Spagna.. Dibagian bawah kita akan melihat airmancur berbentuk kapal dan yang menjadi latar belakang adalah ratusan anak tangga,  Spanish steps.. Katanya kita bisa melihat pemandangan kota Roma.. aku sendiri ga naik, karena sudah malam dan kecapean ^_^.. Nah dari sini kami kembali ke Termini dengan menggunakan metro di stasiun Spagna..

……..

day 2

Dimulai dari pagi hari menuju Vatican, bisa ditempuh dengan menggunakan bis ataupun metro, awalnya kami tepat datang di St. Peter Square dan Basilica S. Pietro.. Wow, walaupun masih pagi, antrian sudah mulai terlihat memasuki S. Pietro.. Tetapi ternyata teman-teman kami sudah menunggu di Musei Vaticani dan antriannya sudah hampir mendekati pintu masuk.. Dari Basilica S. Pietro, kita masih harus berjalan ke arah sebelah kiri, lalu mengikuti jalan terus sampai ke Musei Vaticani…*fyi, untuk yang suka berbelanja, disepanjang jalan ini banyak dijumpai toko souvenir*.. Aku dan suamiku yang kebingungan mencari Musei Vaticani akhirnya sampai juga ke antrian panjang yang ternyata itu adalah antrian menuju Musei Vaticani…Sebaiknya datanglah di pagi hari untuk mengantisipasi antrian yang terlalu panjang..

Berbekal tiket masuk museum Sebesar 15 Euro per orang, dan hanya 8 Euro apabila menggunakan ISIC (International Student Identity Card), kami bisa menikmati museum yang begitu besar dan megahnya.. dimulai dari showcasenya para mummi mesir, sampai ke patung-patung dan lukisan.. Tidak perlu kebingungan karena cukup mengikuti tanda petunjuk ataupun mengikuti pengunjung lain yang sedang berjalan.. Apa saja isi museum ini ? ada 5 bagian: Gregorian Egyptian Museum, Gregorian Etruscan Museum, Sistine Chapel, Raphael’s Room dan Pinacoteca.. Yang paling terkenal tentu saja Sistine Chapel, seluruh ruangannya terdiri dari lukisan yang dilukis oleh Michaelangelo.. Jadi sepanjang perjalanan mata kita akan asyik melihat ke kanan kiri dan atas, tentu saja karena langit-langit pun tak luput dari lukisan michaelangelo… Terakhir sebelum kita keluar dari museum, kita akan melalui tangga putar yang sangat cantik dengan kemiringan tangga yang menarik.. Sempatkan diri berfoto di putaran indah tangga ini yah..

Sebenarnya kita bisa menyewa alat informasi di Musei ini berupa rekaman headset yang bisa diset dalam beberapa bahasa, ataupun menggunakan jasa tour guide.. pilihan yang terakhir ini sebenarnya lebih baik, karena kita akan mendapat informasi banyak, hanya kita harus merogoh kocek lebih.. di tengah perjalan menyusuri museum, ada 2 tempat membeli souvenir, salah satu yang menarik adalah kartu pos, karena tepat didalam museum vatican ada loket khusus pengiriman kartu pos kita.. tidak perlu repot mampir ke kantor pos kan?..

Ternyata saking besarnya Musei Vaticani, perjalanan kita cukup sampai waktunya makan siang.. Kami berdua sangat puas memasuki museum yang satu ini.. So, buat yang suka museum, wajib nih masuk sini.. siapkan fisik dan jangan lupa sarapan dulu:).. fyi, di dalam museum sendiri sebenarnya ada beberapa kantin yang menjual kopi dan snack..

Tak lupa kami mengunjungi salah satu gellateria dekat Musei Vaticani, tentunya untuk menikmati Gellato nya yang legendaris.. Wuih benar-benar enak.. it’s a must yah kalo ke Italia untuk menikmati Gellatonya.. Es krim asli Italia yang kaya akan rasa buah asli.. Kali itu aku pilih strawberry dan chocolatoAlmond untuk gellato seharga 1.5 Euro.. pilihan yang tepat coz rasanya ok punya..

Next destination adalah mencoba kuliner asli Italia.. Kami memutuskan masuk ke salah satu restoran untuk memesan Pizza dan Pasta.. Wow memang menikmati pasta dan pizza tak ada yang seenak ditempatnya asli.. Pasta yang aldente dan pizza yang renyah n segar, memang cukup merogoh kocek lebih :).. tapi sama sekali ga rugi coz kita jadi tau aslinya pizza n pasta italy seperti apa..

Perjalanan dilanjutkan kembali ke Colloseo.. Kenapa? karena kami masih belum puas menikmati indahnya Colloseum juga Arco di Constantino (saudara Brandenburger Tor di berlin) dan masih ada beberapa tempat yang belum kami kunjungi dan perjalan bisa dimulai dari Colloseum.. Cukup dengan berjalan kaki dari arah Colloseum menuju ke arah barat laut, kami bisa menikmati indahnya gedung-gedung dan sisa bangunan masa kerajaan Romawi di Arco di Tito, kemudian melewati Monumento a vittorio Emanuele II dan Piazza Venezia..

…..

Day 3

Karena waktu yang kami punya hanya setengah hari, kami putuskan untuk mampir ke stadion Olimpico Roma.. ga mantap dong tanpa mengunjungi tempat yang satu ini.. Perjalan ditempuh dengan menggunakan metro A dan dilanjutkan dengan menggunakan trem.. Fyi, jalur subway di Roma terbagi menjadi 2, yaitu A dan B, masing2 punya jalur berbeda.. *Peta bisa didapat dari hotel tempat kita tinggal sekaligus menanyakan informasi dan konsultasi rencana perjalanan ke receptionistnya ya* atau bisa dicari di internet tentunya.. Sebenarnya menjadi tourist di Italia sangat mudah, apabila kita berada di dalam metro perhatikan nama-nama stasiun pemberhentian, biasanya nama tempat tujuan wisata dicantumkan dibawah nama stasiun..

Kembali ke tujuan kita di hari ke-3.. Dari trem ternyata kami masih harus melanjutkan dengan berjalan kaki.. Sayangnya untuk stadion yang satu ini terlarang untuk dimasuki.. Kami hanya sampai di pintu penjagaan dan berfoto ria beberapa meter dari pos penjaga..hiks..sedihnya..

Tapi gapapa, kami sudah cukup puas sampai tempat itu dan berkeliling area stadion.

Roma sangat berkesan, sistem blocknya yang mirip di Paris, rasanya membuat kami berada di film Inception, hehehe…

Tengah hari kami  kembali ke Termini, dan melanjutkan perjalanan menuju Firenze atau Fiorentina menggunakan TrenItalia.. untuk jadwal dan biaya bisa dilink kesini.. Jangan lupa sesuaikan budget dengan kereta yang akan dipakai yah.. semakin mahal harga tiket, perjalanan semakin cepat sampai ke tujuan.. Tiket bisa dibeli di “ATM” ticket center di stasiun Termini ataupun di agen2 penjual tiket disekitar stasiun..

Pemandangan sepanjang perjalanan juga lumayan buat diliat, apalagi bukan karna memang pemandangan yang sangat berbeda dengan alam yang dimiliki negara kita..

Sampai ketemu di jalan-jalan selanjutnya di Firenze yah…

6 comments on “Jalan-Jalan di Roma”

  1. whuaaa…. mau mau mau…
    kangen teh yustin nie, ternyata oh ternyata pas ak buka blog nya ketemua hal baru…
    review nya top abies… di review terus yah teh selama disana :)

    • wuaah,, jeng ror, danke.. sip, nti dilanjutin ceritanya, mdh2n bisa bantu tambah info bwt yg rencana kesana ^_^
      iya nih, kangen jg sm klean smua :)..hayoo mau jalan2 ke italia nih keknya…

  2. Thanks ya mbak detail banget informasinya. Ehhm.. btw, hotel paganini website untuk online bookingnya apa yach? Tadi si Klal nyariin gak ketemu nih :)

    Salam dari Oslo,

    Alam.

    PS: Resep masakannya oke juga lho, saya dapet ilmu baru.

    • Hi alam, sama2.. kl disini berhasil dimasak, pasti di oslo bisa dibuat jg deh..have fun sm eksperimennya ya..
      wah mau ke roma nih..
      kami dapetnya dari venere ko.. nanti aku coba bantu cari dl yah :)

  3. reviewnya manteb, kebetulan ada rencana mau kesana dari stockholm , kalau mau tanya2x boleh dong ya, total biaya pas disana brp ya ? sama recomended hotel nya, boleh juga kalau di reply via email :D thanks.

    • wah eka..smua tergantung budget n gaya liburannya mau gmn, kl mau ala backpacker pastinya bisa murah.. mungkin bisa diliat dulu harga penginapannya di venere itu.. selain itu budget makan jg perlu dipertimbangkan, kl harga resto, stdnya ya mau ga mau hrs keluar lebih dr 10 euro skali makan, kl mau yang murah pilihannya ya doner or makanan lain i.e. salad, grilled chicken etc. yang bisa dibeli di supermarket or fast food lainnya jg ada.. hrs di cek dulu nih waktu itu habis brp, next time kl ada waktu n n udah ketemu brp biaya yang dikeluarin, mgkn bisa diinfoin ke imel, okay :)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: